Notification

×

INDEKS BERITA

Gerakan Masyarakat Muda Sumbar Menggugat Desak BPK RI Usut Dugaan Kebocoran Dokumen Audit

25/06/2026 | 18:57 WIB Last Updated 2026-06-25T11:57:06Z

PADANG, 25 Juni 2026 – Gerakan Masyarakat Muda Sumbar Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Barat, Kamis (25/6/2026). Aksi yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut bertujuan mendorong transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum terkait dugaan kebocoran dokumen hasil pemeriksaan (LHP) di lingkungan BPK dan DPRD Provinsi Sumatera Barat.


Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada BPK RI, BPK Perwakilan Sumatera Barat, DPRD Sumbar, serta aparat penegak hukum. Mereka menilai dugaan kebocoran dokumen hasil pemeriksaan harus diusut secara serius demi menjaga integritas lembaga negara dan kepercayaan publik terhadap proses audit.


Koordinator aksi menyatakan bahwa Gerakan Masyarakat Muda Sumbar Menggugat hadir sebagai kekuatan moral untuk mengawal transparansi dan memastikan tidak ada penyalahgunaan informasi hasil pemeriksaan yang belum resmi dipublikasikan.


Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain mendesak pimpinan BPK RI dan BPK Perwakilan Sumatera Barat melakukan investigasi internal terhadap dugaan kebocoran LHP sebelum penyerahan resmi kepada DPRD. Massa juga meminta aparat penegak hukum menelusuri pihak-pihak yang diduga memperoleh, menyimpan, menyebarkan, maupun memperjualbelikan informasi hasil pemeriksaan yang belum dipublikasikan secara resmi.


Selain itu, peserta aksi mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penggunaan temuan audit atau informasi hasil pemeriksaan sebagai alat intimidasi, tekanan, maupun pemerasan terhadap pihak tertentu. Mereka juga meminta BPK Sumbar memberikan klarifikasi kepada publik terkait mekanisme pengamanan dokumen pemeriksaan dan langkah-langkah pencegahan kebocoran informasi.


Tuntutan lainnya ditujukan kepada DPRD Sumatera Barat agar membentuk forum pengawasan dan meminta penjelasan resmi terkait dugaan kebocoran dokumen hasil pemeriksaan. Massa juga meminta keterbukaan informasi mengenai perkembangan audit atau pemeriksaan yang berkaitan dengan Osman Ayub sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan hukum dan tidak mengganggu proses pemeriksaan yang sedang berlangsung.


Sepanjang aksi, peserta membawa berbagai spanduk dan poster bertuliskan “Buka Data, Bukan Tutup Mata”, “Sumbar Butuh Keadilan”, “Tolak Kebocoran”, “Kawal Transparansi”, serta “Tegakkan Kebenaran”.


Melalui aksi tersebut, Gerakan Masyarakat Muda Sumbar Menggugat berharap seluruh pihak terkait dapat mengambil langkah konkret untuk menjaga integritas proses pemeriksaan, menjamin transparansi informasi publik, dan menegakkan hukum secara adil demi terwujudnya Sumatera Barat yang bersih dan bermartabat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update