PASAMAN BARAT – Kapolres Pasaman Barat, , menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Pasaman Barat. Penegasan tersebut disampaikan sebagai instruksi kepada seluruh personel agar meningkatkan upaya pencegahan, penyelidikan, hingga penindakan terhadap setiap bentuk tindak pidana narkotika.
Instruksi itu disampaikan pada Kamis (31/7/2026) sebagai langkah memperkuat upaya pemberantasan narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi keamanan masyarakat serta masa depan generasi muda di Kabupaten Pasaman Barat.
Kapolres menekankan bahwa tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi jaringan narkotika untuk berkembang di wilayah hukumnya. Seluruh personel diminta menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat secara profesional, cepat, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Jangan beri ruang bagi peredaran narkoba. Setiap informasi dari masyarakat harus ditindaklanjuti secara profesional, cepat, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas AKBP Agung Tribawanto.
Menurutnya, pemberantasan narkoba dilakukan melalui peningkatan kegiatan intelijen, penyelidikan, pengungkapan kasus, serta pengembangan perkara guna membongkar jaringan yang lebih luas. Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat juga diperintahkan memperkuat pemetaan wilayah yang dinilai rawan menjadi lokasi peredaran narkotika.
Kapolres menegaskan bahwa bandar, pengedar, kurir, maupun pihak lain yang terbukti terlibat dalam jaringan narkotika akan diproses secara tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Tidak ada toleransi terhadap pelaku kejahatan narkotika yang merusak kehidupan masyarakat.
Selain mengedepankan penegakan hukum, Polres Pasaman Barat juga terus memperkuat langkah preventif melalui penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
AKBP Agung Tribawanto mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
"Masyarakat tidak perlu takut memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya. Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar