Pasaman Barat, Sumatera Barat –Rakyat Merdeka.Top - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat melaksanakan kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 yang berlangsung pada 25–27 April 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin bagi setiap anggota dewan untuk menyerap dan menjemput aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.
Salah satu anggota DPRD Pasaman Barat dari Fraksi Partai NasDem, Theo Satria D, melaksanakan reses di daerah pemilihan (Dapil) I, tepatnya di Kampung Tanah Sabingkah, Nagari Tabek Sirah, Kecamatan Talamau, pada 25 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh niniak mamak, tokoh masyarakat, perangkat nagari, Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Tabek Sirah, serta masyarakat setempat. Suasana berlangsung penuh keakraban dengan partisipasi aktif warga yang menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan prioritas mereka.
Dalam sambutannya, Theo Satria menyampaikan bahwa reses merupakan sarana penting untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat, baik terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi, maupun sektor sosial lainnya. “Melalui reses ini, kami berupaya memastikan bahwa suara masyarakat dapat diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya.
Berbagai usulan disampaikan masyarakat, mulai dari perbaikan jalan, pembangunan fasilitas umum, hingga dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Aspirasi tersebut nantinya akan menjadi bahan pokok pikiran (pokir) DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran daerah.
Namun demikian, dalam kesempatan itu juga disampaikan adanya penyesuaian anggaran yang berdampak pada alokasi pokir anggota DPRD. Jika sebelumnya setiap anggota memiliki alokasi sekitar Rp1 miliar, saat ini mengalami efisiensi menjadi sekitar Rp350 juta per anggota. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah daerah.
Meski dengan keterbatasan tersebut, Theo Satria menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan program-program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Kita akan memilah dan memilih usulan yang paling prioritas agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal,” tambahnya.
Kegiatan reses ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan masyarakat, sekaligus memastikan pembangunan di Pasaman Barat tetap berjalan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.(Syafrie)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar