Notification

×

INDEKS BERITA

Dedi Rang Sinuruik Siap Bertarung di Pilwana Nagari Talu 2026, Usung Semangat Perubahan dan Pembangunan

08/05/2026 | 15:06 WIB Last Updated 2026-05-08T08:15:03Z

 


Talu – Rakyat Merdeka.Top - Jumat, 8 Mei 2026, sosok Dedi Rang Sinuruik mulai menjadi perhatian masyarakat menjelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Nagari Talu. Owner usaha kopi lokal Talamau Coffee tersebut menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Wali Nagari Talu dengan membawa visi perubahan dan pembangunan bagi masyarakat.

Dedi yang dikenal dekat dengan masyarakat itu bukanlah sosok baru di lingkungan pemerintahan nagari. Pengalamannya di bidang birokrasi dinilai cukup matang dan tidak diragukan lagi. Mantan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Nagari Sinuruik tersebut disebut-sebut memiliki rekam jejak yang baik selama menjalankan tugas pemerintahan.

Selama mengabdi di Nagari Sinuruik, Dedi dinilai mampu menghadirkan berbagai perubahan positif dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pengalaman itulah yang kini menjadi modal kuat baginya untuk maju dalam kontestasi Pilwana Nagari Talu tahun 2026.

Tidak hanya aktif di pemerintahan, Dedi juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kepemudaan, baik di tingkat nagari maupun tingkat kabupaten. Kiprahnya di kalangan generasi muda membuat dirinya dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu membangun komunikasi dengan berbagai kalangan masyarakat.

Selain itu, Dedi juga aktif di bidang jurnalistik. Pengalamannya dalam dunia informasi dan media dinilai menjadi nilai tambah tersendiri bagi Nagari Talu ke depan, terutama dalam mendorong keterbukaan informasi publik serta penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat secara luas dan transparan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Dedi menegaskan bahwa dirinya memiliki komitmen besar untuk membangun Nagari Talu menjadi lebih maju dan berkembang.

“Saya siap membawa perubahan untuk Nagari Talu. Saya butuh dukungan dan dorongan dari masyarakat Nagari Talu untuk bersama-sama membangun nagari kita ini,” tegas Dedi.

Keputusan Dedi untuk maju dalam Pilwana mendapat berbagai respons positif dari masyarakat. Banyak pihak menilai kehadiran figur yang memiliki pengalaman birokrasi, aktif di bidang kepemudaan, serta memiliki wawasan jurnalistik seperti dirinya dapat membawa energi baru bagi pembangunan nagari.

Selain aktif di pemerintahan, Dedi juga dikenal sebagai pelaku usaha muda melalui Talamau Coffee, yang selama ini menjadi salah satu wadah promosi produk lokal dan tempat berkumpulnya generasi muda di wilayah Talamau.

Dengan pengalaman pemerintahan yang dimiliki serta kedekatannya dengan masyarakat, Dedi Rang Sinuruik diyakini akan menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan Pilwana Nagari Talu mendatang. Dukungan masyarakat pun diperkirakan akan terus mengalir seiring semakin intensnya komunikasi dan sosialisasi yang dilakukan kepada warga.

Tidak hanya mengedepankan pembangunan fisik dan kemajuan ekonomi masyarakat, Dedi Rang Sinuruik juga menaruh perhatian besar terhadap pelestarian adat dan budaya di Nagari Talu. Menurutnya, pembangunan nagari harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai adat serta kebersamaan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Dedi menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat, terutama peran niniak mamak dan Bundo Kanduang dalam menjaga arah pembangunan nagari agar tetap berlandaskan adat dan budaya Minangkabau.

“Membangun Nagari Talu tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergerak bersama, merangkul seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, para perantau Talu, hingga seluruh elemen yang peduli terhadap kemajuan nagari ini,” ujar Dedi.

Ia juga menambahkan bahwa peran niniak mamak dan Bundo Kanduang sangat penting dalam membantu pembangunan nagari dan menjaga kemajuan adat di lingkungan masyarakat.

“Peran niniak mamak dan Bundo Kanduang sangat membantu dalam membangun nagari serta menjaga kemajuan adat di lingkungan Nagari Talu. Karena kemajuan sebuah nagari tidak hanya diukur dari pembangunan, tetapi juga dari kuatnya adat, budaya, dan persatuan masyarakatnya,” tambahnya.

Dedi menilai, sinergi antara pemerintah nagari, tokoh adat, pemuda, serta para perantau akan menjadi kekuatan besar dalam membawa Nagari Talu menuju perubahan yang lebih baik di masa mendatang.Tidak hanya mengedepankan pembangunan fisik dan kemajuan ekonomi masyarakat, Dedi Rang Sinuruik juga menaruh perhatian besar terhadap pelestarian adat dan budaya di Nagari Talu. Menurutnya, pembangunan nagari harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai adat serta kebersamaan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Dedi menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat, terutama peran niniak mamak dan Bundo Kanduang dalam menjaga arah pembangunan nagari agar tetap berlandaskan adat dan budaya Minangkabau.

“Membangun Nagari Talu tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bergerak bersama, merangkul seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, para perantau Talu, hingga seluruh elemen yang peduli terhadap kemajuan nagari ini,” ujar Dedi.

Ia juga menambahkan bahwa peran niniak mamak dan Bundo Kanduang sangat penting dalam membantu pembangunan nagari dan menjaga kemajuan adat di lingkungan masyarakat.

“Peran niniak mamak dan Bundo Kanduang sangat membantu dalam membangun nagari serta menjaga kemajuan adat di lingkungan Nagari Talu. Karena kemajuan sebuah nagari tidak hanya diukur dari pembangunan, tetapi juga dari kuatnya adat, budaya, dan persatuan masyarakatnya,” tambahnya.

Dedi menilai, sinergi antara pemerintah nagari, tokoh adat, pemuda, serta para perantau akan menjadi kekuatan besar dalam membawa Nagari Talu menuju perubahan yang lebih baik di masa mendatang.

(Syafrie)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update