Talamau- Rakyat MerdekaTop - Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat terhadap masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir yang terjadi pada penghujung tahun 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM menyalurkan bantuan kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana di Pasanggian, Kenagarian Talu, Kecamatan Talamau.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat untuk kembali bangkit setelah aktivitas perekonomian mereka sempat mengalami hambatan akibat bencana alam. Penyaluran bantuan diharapkan mampu memberikan semangat baru kepada para pelaku usaha, khususnya kelompok usaha perabotan yang selama ini menggantungkan perekonomian keluarga dari aktivitas produksi dan jasa pertukangan.
Bantuan yang diserahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat berupa sejumlah peralatan pertukangan modern yang diperuntukkan bagi para pelaku usaha perabotan di wilayah Pasanggian, Kenagarian Talu. Dengan adanya bantuan tersebut, para pelaku UMKM diharapkan dapat kembali meningkatkan aktivitas produksi, memperbaiki kualitas hasil pekerjaan, serta mengembangkan usaha mereka secara bertahap.
Prosesi penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Kabupaten Pasaman Barat kepada perwakilan kelompok UMKM, Muhammad Reza. Penyerahan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi momentum penting bagi para pelaku usaha yang sebelumnya mengalami stagnasi akibat dampak bencana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat dari Fraksi Partai NasDem, Theo Satria D, SH, MH, yang memberikan perhatian terhadap upaya pemerintah dalam memulihkan perekonomian masyarakat pascabencana. Kehadiran anggota legislatif tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok UMKM yang membutuhkan perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wali Nagari Talu yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Nagari Talu, Gusrianto, S.Sos, serta sejumlah stakeholder lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah nagari menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Koperindag dan UMKM yang telah menyalurkan bantuan peralatan kepada kelompok usaha di Pasanggian. Menurut pemerintah nagari, bantuan tersebut tidak hanya sebatas pemberian sarana produksi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.
Plt. Sekretaris Nagari Talu, Gusrianto, S.Sos, berharap bantuan peralatan pertukangan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok UMKM. Ia menilai keberadaan peralatan modern sangat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat proses pengerjaan berbagai produk perabotan.
“Kita berharap bantuan peralatan ini dapat membangkitkan kembali roda perekonomian kelompok UMKM tersebut setelah sekian lama stagnan. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, aktivitas usaha mereka dapat kembali berjalan dan berkembang,” tutur Gusrianto di ujung prosesi serah terima bantuan.
Ia juga berharap bantuan tersebut dapat dijaga dan digunakan secara bersama-sama dengan penuh tanggung jawab sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh anggota kelompok.
Sementara itu, perhatian terhadap sektor UMKM dinilai menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Pasalnya, UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat nagari, serta menjadi sumber pendapatan bagi banyak keluarga.
Kondisi tersebut semakin terasa bagi masyarakat yang wilayahnya terdampak bencana. Kerusakan sarana usaha maupun terhentinya aktivitas produksi dapat memberikan dampak langsung terhadap pendapatan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan berupa peralatan usaha menjadi salah satu langkah konkret yang dapat membantu para pelaku UMKM kembali menjalankan aktivitasnya.
Bantuan peralatan pertukangan modern tersebut diharapkan mampu membuka kembali peluang usaha bagi kelompok perabotan di Pasanggian. Dengan sarana yang lebih memadai, para pelaku usaha diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas, meningkatkan kapasitas produksi, serta bersaing dengan pelaku usaha lainnya.
Kehadiran anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Theo Satria D, SH, MH, dari Fraksi NasDem, bersama unsur pemerintah daerah dan pemerintah nagari dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan adanya sinergi antara legislatif, eksekutif dan pemerintahan nagari dalam mendorong pemulihan ekonomi masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan saja, namun dapat dilanjutkan melalui pembinaan, pendampingan, pengembangan kapasitas, serta membuka akses pemasaran bagi produk-produk yang dihasilkan oleh kelompok UMKM.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan bukan hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi dapat menjadi modal awal bagi para pelaku usaha untuk kembali bangkit dan mengembangkan usahanya secara mandiri.
Masyarakat dan kelompok UMKM Pasanggian pun diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Semangat untuk bangkit pascabencana perlu terus dijaga agar roda perekonomian di Kenagarian Talu kembali bergerak dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah daerah, DPRD, pemerintah nagari, stakeholder terkait, serta masyarakat harus terus bersinergi agar proses pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM di Pasanggian, Kenagarian Talu, mampu kembali berdiri, meningkatkan produktivitas, dan menjadikan usaha perabotan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
(Syafrie)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar