Notification

×

INDEKS BERITA

PW IPPI SUMBAR GANDENG PPNI, BENTUK ALIANSI PEMUDA PEDULI NAGARI UNTUK EVALUASI TOTAL BANK NAGARI

20/12/2025 | 19:40 WIB Last Updated 2025-12-20T12:40:15Z

 


PADANG, 20 Desember 2025 | Pengurus Wilayah Ikatan Putra Putri Peduli Negeri Indonesia (PW IPPI) Sumatera Barat secara resmi menyatakan sikap tegas terhadap karut-marut manajemen PT Bank Nagari. Sebagai bentuk keseriusan, PW IPPI Sumbar mengumumkan telah mengikat diri dalam "Aliansi Pemuda Peduli Nagari Sumatera Barat" bersama PW PPNI dan berbagai organisasi kepemudaan lainnya guna menyelamatkan bank daerah dari kegagalan manajerial yang fatal di bawah kepemimpinan Direktur Utama Gusti Candra.

Kondisi Bank Nagari yang selama ini dianggap sebagai "Dapur Ekonomi" masyarakat Minangkabau kini dinilai sedang "sakit" dan berada di ambang kehancuran. PW IPPI Sumbar menyoroti data finansial yang memprihatinkan, di mana laba bersih bank terjun bebas sebesar 13,26 persen atau setara Rp302,17 miliar hingga kuartal III-2025. Penurunan ini merupakan rapor merah yang membuktikan ketidakmampuan direksi dalam melakukan efisiensi, di tengah pembengkakan beban operasional yang tidak masuk akal.

"Kami melihat adanya kontradiksi nyata; di saat manajemen sibuk dengan pencitraan dan seremonial di hotel-hotel mewah, fondasi keuangan bank justru melemah. PW IPPI Sumbar bersama aliansi tidak akan tinggal diam melihat aset milik rakyat ini dikelola secara tidak profesional," tegas perwakilan PW IPPI Sumbar.

Selain kinerja keuangan, PW IPPI Sumbar menyoroti kerentanan sistem keamanan siber yang menjadikan Bank Nagari sasaran empuk pelaku penipuan digital (phishing), yang sangat merugikan nasabah kecil di pelosok daerah. Isu paling krusial yang diangkat adalah misteri "Hapus Buku" kredit senilai Rp80,8 miliar. Aliansi mencium aroma moral hazard dan mendesak transparansi mengenai siapa saja debitur yang diputihkan utangnya, demi memastikan tidak ada perlindungan bagi kelompok pengusaha atau kroni tertentu di tengah sulitnya akses modal bagi rakyat kecil.

PW IPPI Sumbar juga mensinyalir adanya risiko konflik kepentingan yang melibatkan lingkaran kekuasaan dan jaringan pengusaha tertentu, yang berpotensi menjadikan Bank Nagari sebagai "sapi perahan" politik. Dengan nilai investasi mencapai Rp2,1 triliun dan ribuan paket pengadaan langsung, pengawasan ketat terhadap bank daerah menjadi harga mati bagi pemuda Sumatera Barat.

Sebagai bentuk dukungan penuh dan solidaritas perjuangan, PW IPPI Sumbar menyatakan siap turun ke jalan bersama PW PPNI. Surat Pemberitahuan Aksi yang telah dilayangkan pada Jumat (19/12) menjadi titik awal perlawanan. Di bawah komando Koordinator Lapangan (Korlap) Arul, PW IPPI Sumbar telah melakukan konsolidasi masif untuk memastikan massa bergerak dalam satu tujuan: Copot Direktur Utama Bank Nagari dan laksanakan RUPS Luar Biasa.

PW IPPI Sumbar mengajak seluruh elemen putra-putri daerah, mahasiswa, dan nasabah yang dirugikan untuk bergabung dalam aksi massa pada Senin, 22 Desember 2025. Aksi ini merupakan desakan langsung kepada Gubernur dan seluruh Kepala Daerah selaku pemegang saham untuk melakukan audit investigatif independen. "Bank Nagari adalah milik rakyat, bukan milik segelintir elite. Kami tunggu kehadiran seluruh pejuang keadilan di jalanan pada Senin depan!" tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update