Notification

×

INDEKS BERITA

Operasi Gabungan Tertibkan Galian C Ilegal di Kampar, Aktivitas Tambang Dihentikan

06/06/2026 | 16:29 WIB Last Updated 2026-06-06T10:30:48Z


KAMPAR – Aktivitas galian C ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar akhirnya menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Melalui operasi gabungan yang melibatkan unsur kepolisian, pemerintah daerah, serta instansi terkait, sejumlah lokasi tambang yang diduga beroperasi tanpa izin resmi mulai ditertibkan.


Operasi tersebut menyasar beberapa titik aktivitas penambangan pasir dan tanah urug yang selama ini diduga tidak mengantongi perizinan sesuai ketentuan. Selain melanggar aturan pertambangan, aktivitas galian C ilegal juga dinilai telah menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.


Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dokumen perizinan, menghentikan aktivitas alat berat yang beroperasi, serta memberikan peringatan tegas kepada para pelaku usaha tambang. Aparat juga melakukan pendataan terhadap kendaraan pengangkut material yang keluar masuk kawasan tambang.


Langkah penertiban ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan di sektor pertambangan mineral bukan logam dan batuan (MBLB). Selama beberapa tahun terakhir, aktivitas galian C ilegal di Kabupaten Kampar kerap menjadi sorotan publik karena dituding menyebabkan kerusakan lingkungan dan infrastruktur daerah.


Sejumlah warga menyambut baik operasi tersebut dan berharap penindakan dilakukan secara konsisten. Mereka menilai aktivitas tambang ilegal selama ini telah memberikan dampak yang cukup besar terhadap kondisi jalan dan kenyamanan masyarakat.


“Kalau musim hujan jalan jadi hancur dan berlumpur, sementara saat cuaca panas debunya sangat mengganggu. Kami berharap pemerintah benar-benar tegas,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


Selain menyebabkan kerusakan jalan dan pencemaran lingkungan, aktivitas galian C ilegal juga berpotensi memicu longsor serta perubahan aliran air di beberapa kawasan. Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan keselamatan masyarakat apabila tidak segera ditangani secara serius.


Pihak terkait menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala. Tidak hanya penertiban di lapangan, aparat juga membuka kemungkinan proses hukum terhadap pemilik usaha tambang yang terbukti melanggar ketentuan perizinan maupun aturan lingkungan hidup yang berlaku.


Masyarakat kini menantikan langkah lanjutan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Pasalnya, isu tambang ilegal di Kampar telah berulang kali mencuat ke publik, namun penindakan yang dilakukan selama ini dinilai belum sepenuhnya memberikan efek jera.


Dengan adanya operasi gabungan tersebut, masyarakat berharap praktik eksploitasi sumber daya alam tanpa pengawasan dan izin resmi dapat dihentikan, sehingga kelestarian lingkungan serta keselamatan warga tetap terjaga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update