Dharmasraya – Pemerintah Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, mengumumkan penutupan total arus lalu lintas pada jalur Blok B Sitiung III mulai pagi ini, Minggu (31/5/2026).
Penutupan tersebut dilakukan seiring dimulainya pekerjaan pemasangan box culvert atau gorong-gorong beton di lokasi jembatan darurat yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat amblas. Langkah ini merupakan bagian dari upaya percepatan penanganan infrastruktur yang terdampak guna memulihkan akses masyarakat.
Tindakan cepat tersebut menjadi bukti respons sigap Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pemerintah daerah segera mengambil langkah penanganan darurat agar akses transportasi warga dapat kembali berfungsi.
Jalan yang mengalami amblas diketahui merupakan salah satu jalur vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, ruas jalan tersebut juga berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta berbagai pelayanan sosial masyarakat sehari-hari.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Oleh sebab itu, pemasangan box culvert harus segera diselesaikan agar dampak gangguan terhadap mobilitas warga dapat diminimalkan.
"Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama mengalami kesulitan akibat terputusnya akses jalan. Karena itu, sebelum anggaran RR BPBD keluar, kita ambil langkah cepat dengan memasang box culvert agar akses masyarakat kembali normal," ujar Bupati Annisa.
Sementara itu, Pemerintah Nagari Kurnia Selatan menginformasikan bahwa jalur Blok B Sitiung III akan ditutup sepenuhnya hingga seluruh proses pemasangan beton selesai dikerjakan dan dinyatakan aman untuk dilalui kendaraan.
Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari arah Blok C menuju Sungai Rumbai maupun sebaliknya diimbau untuk menggunakan jalur alternatif yang tersedia selama masa pengerjaan berlangsung guna menghindari hambatan perjalanan.
Pemerintah Nagari Kurnia Selatan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penutupan sementara tersebut. Dukungan dan pengertian masyarakat diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan proyek sehingga infrastruktur yang lebih aman dan layak dapat segera dinikmati bersama.
Dengan dimulainya pekerjaan pemasangan box culvert ini, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal dalam waktu yang tidak terlalu lama.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar