Notification

×

INDEKS BERITA

PETI Jadi Sorotan, Masyarakat Harapkan Langkah Konkret Hentikan Tambang Ilegal

11/06/2026 | 11:32 WIB Last Updated 2026-06-11T04:32:38Z

PERANAP – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Baturijal, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, kembali menjadi sorotan publik. Meski berbagai upaya penertiban telah dilakukan aparat, aktivitas tambang ilegal tersebut dilaporkan masih berlangsung di sejumlah wilayah hingga Juni 2026.


Berdasarkan informasi yang diterima redaksi pada Rabu (10/6/2026), aktivitas PETI kembali beroperasi di wilayah Baturijal Hulu, Baturijal Hilir, dan Baturijal Barat. Seorang narasumber menyebutkan bahwa jumlah dompeng yang beroperasi saat ini cukup banyak dan aktivitas penambangan terlihat kembali menggeliat.


“Banyak dompeng kembali beroperasi di Baturijal Hulu, Hilir dan Barat,” ungkap narasumber kepada redaksi sembari mengirimkan sejumlah dokumentasi foto yang memperlihatkan aktivitas penambangan di lokasi.


Sebelumnya, kawasan Baturijal juga disebut-sebut menjadi lokasi perpindahan ratusan dompeng PETI dari daerah tetangga, seperti Cerenti. Perpindahan tersebut diduga terjadi setelah beredarnya informasi mengenai rencana razia yang disebut-sebut telah diketahui lebih dulu oleh para pelaku.


Menanggapi informasi tersebut, Kapolsek Peranap, Iptu Yopi Ferdian, menegaskan bahwa pihak kepolisian selama ini terus melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI di wilayah hukumnya. Namun, menurutnya, penanganan tambang ilegal tidak dapat dibebankan hanya kepada aparat penegak hukum semata.


“Kalau kegiatan kucing-kucingan, Pak, kami selalu melakukan penertiban. Namun yang namanya PETI merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat penegak hukum saja. Pemerintah juga harus mendukung dan turun bersama karena ini merupakan mata pencaharian masyarakat yang sudah berlangsung lama. Semua unsur harus turun. Kami selalu gencar melakukan kegiatan penertiban,” ujar Iptu Yopi Ferdian, Rabu (10/6/2026).


Ia menambahkan bahwa upaya penanganan PETI memerlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum hingga elemen masyarakat. Sinergi lintas instansi dinilai menjadi kunci untuk menekan aktivitas pertambangan ilegal yang terus berulang.


Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas PETI di sejumlah titik di Desa Baturijal dilaporkan masih berlangsung. Masyarakat berharap adanya langkah konkret, berkelanjutan, dan terkoordinasi dari seluruh pemangku kepentingan guna menekan praktik pertambangan ilegal yang dinilai berpotensi merusak lingkungan serta menimbulkan berbagai dampak sosial di tengah masyarakat.


(Redaksi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update