PADANG — Pekerjaan penataan trotoar di Jalan Samudera, kawasan Pantai Padang, memberikan dampak positif terhadap wajah kawasan wisata andalan Kota Padang. Kehadiran fasilitas pedestrian tersebut tidak hanya mempercantik kawasan pantai, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Trotoar yang tengah dikerjakan itu nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Mulai dari berjalan kaki, olahraga ringan, hingga menikmati suasana Pantai Padang pada pagi maupun sore hari.
Tidak hanya anak-anak dan kalangan muda, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat lanjut usia serta penyandang disabilitas.
Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berharap pembangunan trotoar tersebut mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki sekaligus mempercantik kawasan Pantai Padang.
Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, Kepala DPUPR Kota Padang Melvi Hendri Caniago bersama Kabid Bina Marga Rizki turun langsung melakukan monitoring ke lokasi. Pemantauan dilakukan guna memastikan pekerjaan dapat terlaksana dengan baik, tepat waktu dan sesuai mutu yang telah ditetapkan.
Saat ini pekerjaan proyek tersebut masih berlangsung dan dikerjakan oleh rekanan PT Kemuning Yona Pratama, dengan konsultan pengawas PT Raisa Gemilang.
Proyek yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.556.994.684,78. Pekerjaan tercantum dalam kontrak Nomor 007/Kont-PJ/APBD/DPUPR/2026, tertanggal 13 Juli 2026, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Masyarakat dan pengunjung Pantai Padang menaruh harapan besar agar proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai mutu. Sebab, keberadaan trotoar yang representatif diyakini akan semakin meningkatkan kenyamanan masyarakat ketika menikmati keindahan Pantai Padang.
Terlebih pada sore hari, kawasan tersebut menjadi salah satu tempat favorit warga untuk bersantai, berolahraga, berjalan kaki maupun sekadar melepas penat setelah menjalani aktivitas seharian.
“Dengan selesainya pekerjaan trotoar ini, pengunjung semakin nyaman. Kawasan pantai makin mancilak, Kota Padang samakin rancak,” kata Rani, salah seorang pengunjung yang sedang menikmati suasana Pantai Padang bersama temannya, Minggu sore.
Penataan Pohon Jadi Perhatian
Di tengah pelaksanaan proyek, penataan pohon yang berada di sepanjang lokasi pekerjaan juga menjadi perhatian. Melvi Hendri Caniago mengatakan, pihaknya menyadari dalam pekerjaan di lapangan tentu terdapat sejumlah kendala yang harus diselesaikan, termasuk keberadaan pohon di sekitar jalur trotoar.
Karena itu, DPUPR terus melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang terkait penataan pohon di kawasan tersebut.
“Sekarang sedang ditata, termasuk pengaturan jarak antar pohon dan keseragaman pohon pelindung bersama Dinas DLH,” ujar Melvi melalui pesan WhatsApp.
Penataan tersebut diharapkan dapat menghasilkan kawasan pedestrian yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi pohon sebagai pelindung dan peneduh bagi masyarakat.
Dengan sinergi antarinstansi dan pengawasan terhadap pekerjaan di lapangan, pembangunan trotoar Jalan Samudera diharapkan berjalan lancar hingga selesai.
Jika rampung sesuai target, fasilitas tersebut diharapkan menjadi salah satu penunjang wajah baru kawasan Pantai Padang, sekaligus memberikan ruang publik yang aman, nyaman dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pantai Padang makin “mancilak”, Kota Padang pun semakin “rancak”.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar